Kamis, 11 Oktober 2012

MySql Database Server

Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Umumnya SQL Server digunakan di dunia bisnis yang memiliki basis data berskala kecil sampai dengan menengah, tetapi kemudian berkembang dengan digunakannya SQL Server pada
basis data besar.
Microsoft SQL Server dan Sybase/ASE dapat berkomunikasi lewat jaringan dengan menggunakan protokol TDS (Tabular Data Stream).

Selain dari itu, Microsoft SQL Server juga mendukung ODBC (Open Database Connectivity), dan mempunyai driver JDBC untuk bahasa pemrograman Java. Fitur yang lain dari SQL Server ini adalah kemampuannya untuk membuat basis data mirroring dan clustering. Pada versi sebelumnya, MS SQL Server 2000 terserang oleh cacing komputer SQL Slammer yang mengakibatkan kelambatan akses Internet pada tanggal 25 Januari 2003.
Edisi
Fitur
Enterprise
Merupakan edisi terlengkap yang mendukung
hingga 32 CPU dan RAM hingga 64 GB. Cocok
digunakan untuk perusahaan besar yang
membutuhkan performa yang maksimal.
Standard
Cocok digunakan untuk perusahaan kecil dan
menengah. Edisi ini mampu mendukung hingga 4
CPU dan RAM hingga 2 GB
Personal
Edisi ini berisi alat bantu manajemen lengkap dan
fungsi-fungsi umum dari edisi Standard serta cocok
digunakan untuk keperluan individu. Edisi ini
dijalankan pada sistem operasi yang bukan server,
seperti Windows NT Workstation 4.0, Windows 9x,
Windows 2000 Professional dan Windows XP. Edisi
ini mendukung 2 processor dan performansinya
dioptimalkan untuk pemakai tunggal dan workgroup
kecil serta mampu menangani lima user yang
konkuren.
Developer
Diluncurkan bersama-sama dengan Microsoft Visual
Studio dan hanya disarankan untuk pengembangan
aplikasi yang memakai Visual Studio
Desktop Engine
(MSDE)
Edisi ini mempunyai fasilitas mesin database dasar
dari SQL Server 2000. Edisi ini tidak mempunyai
interface, alat bantu manajemen, kemampuan
analisis, penggabungan replikasi, online book. Edisi
ini membatasi ukuran database dan beban user
Windows CE
Merupakan versi SQL Server 2000 untuk alat-alat
yang menjalankan Windows CE. Versi Windows CE
biasa digunakan untuk PDA dan Pocket PC.



CARA INSTAL MySQL

Sebelum menginstal MySQL pastikan bahwa Apache Server dan PHP sudah terinstal dan berjalan dengan baik.
Klik link berikut ini untuk mendownload MySQL http://dev.mysql.com/downloads/mysql/
Ketika mendownload pilih yang Windows MSI Installer versi GA (Generally Available) Release.
Setelah download selesai double klik file tersebut untuk memulai penginstalasian.


Klik Next untuk melanjutkan penginstalasian.

Silahkan dibaca dan disimak surat perjanjian bila anda setuju dengan isi surat perjajian tersebut tanda "I accept the terms in the License Agrement" kemudian klik Next.

Pilih "Custom" untuk tipe penginstalasian.

Klik "Browse" untuk mengubah folder tujuan penginstalasian.

"Look in" tujukan ke C:\Apache, kemudian buat sebuah folder dengan nama "mysql" atau bisa juga langsung mengetikkan "C:\Apache\mysql\" didalam "Folder name" kemudian klik OK.


Setelah kita membuat foldernya maka akan terlihat seperti gambar diatas. Masih ada kesempatan untuh mengubah seandainya masih ada yang kurang tepat, tapi jika semua sudah beres dan anda sudah yakin klik Next.


Klik Install untuk mulai menginstal MySQL. Tunggu hingga proses penginstalasian selesai.
Berikutnya akan muncul 2 jendela tentang MySQL Enterprise klik More untuk mengetahui lebih lanjut atau klik Next untuk melanjutkan penginstalasian.

Tandai Launch the MySQL Instance Configuration Wizard kemudian klik Finish.

Klik Next,


Pilih Detailed Configuration, kemudian Next.

Pilih Develover Machine, kemudian Next.

Tandai Multifunctional Database, kemudian Next.

Biarkan saja tanpa perubahan, klik Next.

Pilih Decision Support DSS/OLAP untuk membatasi koneksi, klik Next

Tandai Enable TCP/IP Networking dan Enable Strict Mode, kemudian Next.

Pilih Best Support For Multilingualism, klik Next.

Tandai Install As Windows Service. Untuk Servise Name sesuaikan dengan Versi MySQL anda. Tandai Include Bin Directory In Windows PATH agar kita bisa langsung mengakses MySQL dari Command prompt. Klik Next untuk melanjutkan.

Pilih Modify Security Settings, kemudian isikan password. Password ini adalah yang akan kita gunakan nantinya setiap kali mengakses MySQL, jadi jika anda pelupa sebaiknya tulis pasword tersebut di Notepad dan simpan dengan nama "MySQL password" selanjutnya tandai "Enable root access from remote machine", klik Next.

Klik Execute untuk memproses segala pengaturan yang telah kita buat.

Setelah semua berjalan dengan baik maka akan tampil seperti gambar diatas, klik Finish untuk keluar dari penginstalasian.
Untuk mengetahui bahwa MySQL ini sudah bekerja dengan baik buka Command prompt. Klik Start > Run – ketik "cmd" kemudian "Enter" ketik:
mysql -u root -p
Kemudian "Enter" dan masukkan password yang kita masukkan ketika menginstal MySQL dan "Enter". Maka selanjutnya akan tampil seperti berikut ini, berarti MySQL sudah berjalan dengan baik. Sorry nama saya sengaja di coret karena tidak ingin terkenal.

Ketik "\q" untuk keluar dari MySQL dan kemudian "exit" untuk keluar dari Command prompt.
Selanjutnya agar MySQL terhubung dengan Server dan PHP maka kita harus mengedit kembali file konfigurasi. 

Buka file pengaturan PHP "C:\Apache\php\php.ini" di bawah Dynamic Extensions cari kedua extension di bawah ini:
;extension=php_mysql.dll
;extension=php_mysqli.dll
Aktifkan kedua extension tersebut dengan cara menghapus titik koma ";" yang berada di depannya:
extension=php_mysql.dll
extension=php_mysqli.dll
Simpan file tersebut kemudian Restart Server.
Buka Notepad kemudian salin kode berikut, setelah mengisikan MySQL password anda, simpan file tersebut ke "D:\My Websites" dengan nama "index.php"
<?php
$dbServer='localhost';
$dbUser='root';
$dbPass='xxxxx'; //Ganti xxxxx dengan password MySQL anda.
$dbName='test';
$link = mysql_connect("$dbServer", "$dbUser", "$dbPass") or die("Koneksi ke server gagal");
print "<h1>Koneksi ke MySQL berhasil!!!</h1>";
mysql_select_db("$dbName") or die("Database tidak ditemukan");
print "<h2>Koneksi ke Database berhasil!!!</h2>";
mysql_close($link);
?>
Kemudian buka browser, di address bar ketikkan "http://localhost/" kemudian "Enter."
Jika bekerja dengan baik maka akan tampil seperti berikut:

Well Done.

0 komentar:

Posting Komentar